Saya dan Kebututan

samsung-gt-e1272

Itulah gambar telepon genggam yang saya miliki saat ini. Walaupun sekarang saya bekerja untuk sebuah perusahaan e-commerce ternama, belum ada niat di hati untuk menggantinya. Bahkan, saya masih menikmati menulis buku diary dan buku corat coret yang isinya peta ide acak.

Tidak satu dua orang menyarankan saya untuk membeli smartphone. Bahkan salah satu klien saya juga menyarankan saya untuk membeli smartphone. Namun, bukan berarti saya tidak mau memiliki barang canggih yang membuat saya terlihat keren di komunitas nyata dan maya. Saya hanya merasa belum benar-benar membutuhkannya. Saat ini saya tidak membutuhkan koneksi di setiap media sosial. Mungkin nanti, ketika rencana A B dan C saya terwujud, saya membangun koneksi bukan untuk kepentingan pribadi. Rencana terdekat saya adalah untuk membeli sebuah komputer jinjing sederhana. Saya tidak butuh banyak, sekedar untuk menulis dan menyimpan buku-buku elektronik kesayangan.

Kata orang perubahan di sekitar kita sangat cepat, kalau tidak mengikuti akan ketinggalan zaman. Saya sendiri bingung saya berada di zaman apa? Kata orang ini zaman digital, jika tidak memiliki fasilitas digital yang mumpuni, kita tidak punya banyak relasi. Tidak satu dua orang juga lho yang menyarankan saya untuk memiliki smartphone supaya bisa bertemu banyak orang.

Mungkin otak saya yang tidak dapat bekerja secepat orang-orang kebanyakan. Makin banyak orang yang saya temui, makin pudar koneksi emosi yang saya rasakan dengan mereka. Saya merasa seperti berada di tengah-tengah kerumunan lebah. Hanya denging tanpa kata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s