0X0=0, 0+0=0, 0:0=0, 0-0=0

Hari-hari yang dilewati makin kosong tanpa gerak yang nyata. Banyak yang bergumul dengan mimpi kosong yang melenakan. Hati menjadi kosong dan makna, jangan ditanya lagi kekosongannya. Semua yang terucap serasa omong kosong. Silikon kosong dikubur didalam kulit bibir, mungkin juga kepala. Makanan yang hanya numpang lewat, membuat tubuh semakin kosong.

Semuanya adalah kekosongan. Yang dimasukan kosong, yang dikeluarkan juga kosong. Menghasilkan imaji kosong dan segepok omong kosong bernama Dollar, Rupiah, dan apapun itu namanya.

4 thoughts on “0X0=0, 0+0=0, 0:0=0, 0-0=0

  1. didik says:

    kosong adalah kosong, berisi adalah berisi. tiada kekosongan yang berisis, sesuatu yang berisi tidak mungkin kosong. jadi isilah kekosongan yang ada pada dirimu dengan segala macam tingkah laku perbuatanmu.
    tidak ada kekosongan yang abadi, karena semua juga pasti telah terisi oleh udara, molekul, atom yang ada di bumi. maka manusia pun memiliki kriteria udara, molekul, ataupun atom menurutnya yang ampuh untuk mereka terima.

  2. fay says:

    huahhhhh….
    exactly what I feel now…!!

    that’s what I called phase named Leave..

    leave it all, joy, sorrow, tears, laugh, money, honey..

    huahaha…mungkin ini kali ya yang namanya filsafat nihilisme..:P
    *wonder brapa hari bisa bertahan keik gini..*😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s