Lazimnya, semua perempuan sangat ingin terlihat cantik. Tidak hanya cantik dalam artian wajah yang cantik, lebih dari itu, cantik dalam artian memiliki tubuh yang sehat dan terawat. Namun, ada sebuah fenomena yang saya temukan di kalangan aktivis perempuan tentang kebutuhan akan kecantikan ini. Contohnya, saat saya membawa cermin di pertemuan persma, saya dicibir oleh salah seorang teman. Baginya, seorang aktivis persma tidak sepantasnya berlaku seperti perempuan lainnya, yaitu menjaga penampilan. Sebenarnya, saya dulu juga beranggapan serupa. Alasannya pun beragam; karena tidak ada waktu luang, malas, bahkan merasa hal itu tidak penting. Jelas saja, sejak SD sampai saat ini, saya adalah orang belakang layar dalam organisasi, kecuali SMA dimana saya menjadi anggota tim softball, jelasnya posisi tersebut tidak membutuhkan penampilan menarik. Namun, semuanya berubah saat saya bertemu dengan lebih banyak gadis seumuran saya di Jember.
Berawal dari ketergiuran saya untuk menjalankan bisnis MLM sebuah produk kosmetik. Tentu saja, awalnya saya ragu karena saya sendiri tidak pernah tertarik sebelumnya dengan dunia kecantikan. Namun, saya dapat menjalankan bisnis itu dengan baik tanpa perlu berdandan layaknya teman-teman saya yang lain. Kemudian, saya diajarkan mengidentifikasi jenis kulit dan metode perawatan yang dibutuhkan oleh anggota yang lain. Dari sinilah awal perawatan intensif tiu dimulai.
Jika Anda berfikiran bahwa mempercantik diri hanya sekedar untuk menarik lawan jenis atau perhatian orang lain, Anda salah besar. Ada sensasi tersendiri ketika saya mencoba “mempercantik diri”. Pekerjaan yang tidak ada habisnya dari kampus, membuat pikiran saya butuh relaksasi. Seketika pikiran saya jadi tenang saat scrub meneglupas kulit ari di wajah dan tubuh saya. Saya menggunakan facial wash atau face cleanser lainnya. Aroma lembut dari pemebrsih wajah akan mebuat Anda menjadi lebih tenang. Lebih baik lagi jika Anda memijat wajah Anda perlahan. Atau menggunakan masker dengan mata yang ditutup mentimun atau kantung teh yang didiamkan sehari, tentu saja wajah Anda sebelumnya juga harus dibersihkan. Belakangan, saya malah melakukan masker pada bagian tubuh yang lain, seperti tangan dan kaki. Jangan dibayangkan saya memakai peel off masker atau masker bubuk di tangan dan kaki. Potong sebatang lidah buaya, lalu usapkan isinya yang berlendir di tangan dan kaki. Sensasi dinginnya bikin badan jadi rileks, apaplagi lidah buaya bermanfaat untuk merangsang regenerasi kulit. Selain lidah buaya, tanaman lain pun bisa, seperti tomat, mentimun, atau kentang. Untuk yang terakhir ini, harus diparut terlebih dahulu, dan rasanya “wuiih!” lebih dingin dari mentimun, kulit langsung terasa halus setelah memakai masker kentang. Anda juga bisa melakukan perawatan rambut, dengan minyak cem-ceman misalnya. Aroma cem-ceman juga segar dan kepala terasa dingin. Kalau punya waktu agak luang, pijat saja tubuh dengan minyak cendana atau zaitun.
Manfaat relaksasi inilah yang paling saya cari dari merawat tubuh. Apalagi kalau tidak punya waktu dari pagi sampai larut malam. Tubuh dan pikiran yang lelah terkadang tidak bisa terobati sekedar dengan tidur. Cara mudah dan murah ini pun jadi pilihan. Manfaat ganda yang saya rasakan ini, akhirnya membuat teman sekamar saya yang tidak peduli pada kondisi kulitnya, jadi ikut-ikutan. “Mbak, ternyata dandan itu bukan untuk menarik lawan jenis ya. Tapi bikin kita jadi senang.” Itulah intinya saudari-saudariku. Dengan memanjakan diri, walau sebentar, dapat merubah mood yang lagi buruk menjadi bersemangat. Akhirnya, kita pun jadi percaya diri untuk menghadapi banyak orang. Perasaan senang dan bersemangat inilah yang nantinya akan menimbulkan aura positif dalam beraktifitas.
Di sisi lain memang ada satu hal yang harus diperhatikan, yaitu untuk tidak berdandan secara berlebihan. Berdandanlah seperlunya, yaitu, sesuai dengan kebutuhan. Kalau mau memberi warna pada wajah dengan blush on, lipstick, atau eye shadow, gunakanlah warna yang serasi dengan pakaian dan kulit, dan jangan terlalu tebal. Sebaiknya pemulasan harus disesuaikan dengan bentuk wajah. Karena tema kali ini aktivis perempuan, pewarnaan wajah tidak terlalu dibutuhkan, walaupun juga dapat dilakukan. Cukup dengan menjaga wajah agar tetap segar dan tidak kusam. Hal ini dapat dilakukan dengan memakai pelembab bibir dan alas bedak yang ringan, jangan sampai Anda merasa tidak nyaman dengan bahan make up yang digunakan. Lebih bagus lagi kalau ditambah sunscreen atau sunblock. Kalau Anda merasa wajah cepat kusam atau lelah, sediakan face cleanser two in one, kapas, dan bedak di dalam tas. Kalau mau yang ringkas, sediakan saja face spray atau tisu basah.
Semua itu adalah cara untuk mempertahankan semangat bekerja. Namun, akan percuma jika tanpa peningkatan kemampuan dalam organisasi yang digeluti. Nah. Aktivis perempuan, cara mudah relaksasi ini dapat dilakukan di rumah, bahkan tidak mempengaruhi budget belanja bulanan. Mudah kan, selamat mencoba. Awali hari dengan semangat!
*Tips ini sudah dicoba sebelumnya. No animal tested. No hydrocinon and mercuri. Water base till 100% (emang ingridient?).
He…he, artikel ini terinspirasi dari “pandangan alergi” beberapa kawan perempuan dengan make up.